Harga HP - Harga Samsung Galaxy Grand Neo Plus. Pabrikan ternama asal Korea yakni Samsung merilis smartphone entry-level terbarunya bernama Samsung Galaxy Grand Neo Plus. Meskipun membawa spesifikasi sedikit berbeda, namun kualitas yang dibawa Grand Neo Plus masih sebanding dengan pendahulunya yakni Grand Neo. Perbedaan mencolok terletak pada sistem operasi yang dibawa Grand Neo Plus dimana perangkat ini telah berjalan menggunakan OS Android KitKat. Dengan spesifikasi tersebut, Samsung mematok harga perangkat ini over-price sehingga nampaknya akan cukup kesulitan menyaingi smartphone entry-level lain seperti Asus Zenfone 5 dan Xiaomi Redmi 1S yang dibanderol dengan harga lebih murah.

harga samsung galaxy grand neo plus

DESAIN SAMSUNG GALAXY GRAND NEO PLUS

Dari segi desain kita dapat melihat bahwa Grand Neo Plus diproduksi dengan bentuk bodi dan ukuran yang menyerupai Grand Neo. Dimensi yang dibawa perangkat ini berukuran 143.7 x 77.1 x 9.6 mm dengan bobot seberat 163 gram. Dengan menggunakan material plastik, cover perangkat ini terlihat cukup mengkilat berkat finishing glossy pada cover belakang. Meskipun menimbulkan kesan elegan, namun material tersebut membuat cover belakang rentan terhadap goresan. Samsung menyematkan rim berlapis chrome yang melingkari bodi Grand Neo Plus sehingga memberikan nilai plus dari segi estetika. Keempat sudut bodi didesain melengkung sehingga membuat tangan pengguna lebih nyaman ketika menggenggam perangkat ini. Si vendor tidak menerapkan desain unibody pada Grang Neo Plus sehingga pengguna dapat membuka cover belakang dengan leluasa.

Di bagian muka, selain dijumpai bentangan layar pengguna juga akan mendapati sebuah tombol Home fisik di bawah layar tersebut. Di sisi kanan dan kiri tombol Home tersebut Samsung menempatkan tombol kapasitif Recent App dan Back. Di atas layar telah dipasangi earpiece, sensor jarak, sensor cahaya, dan kamera depan serta sebuah logo Samsung sebagai identitas. Samsung Galaxy Grand Neo Plus memiliki kamera utama yang terletak di cover belakang diapit oleh LED Flash dan loudspeaker sementara logo Samsung berada di bawahnya. Sisi kanan bodi seperti biasa hanya dijumpai tombol power/lock sedangkan tombol pengatur volume berada di sisi kiri bodi. Di sisi bagian atas telah dipasangi jack audio 3.5 mm untuk mencolokkan headset sedangkan di sisi bawah bodi merupakan rumah bagi port microUSB dan mikrofon utama. Slot dual-SIM Card dan microSD berada di balik cover belakang menemani bongkahan baterai Li-Ion berdaya 2100 mAh.

LAYAR SAMSUNG GALAXY GRAND NEO PLUS

Di sektor layar, Samsung tidak melakukan perubahan dari apa yang dimiliki Grand Neo untuk perangkat terbarunya ini. Dengan bentang 5.01 inchi, layar TFT Capacitive Touchscreen ini hanya dibekali resolusi 480 x 800 pixels sehingga berimbas pada kerapatan pixel yang hanya sebesar 186 ppi. Untungnya, layar ini dibekali dengan kemampuan mereproduksi hingga 16 juta varian warna serta memiliki fitur multitouch. Dengan fitur tersebut pengguna dapat menavigasi layar dengan menggunakan beberapa jari secara bersamaan. Sayang, si vendor belum melapisi layar ini dengan proteksi layar apapun sehingga masih sangat rentan terhadap goresan. Ada baiknya pengguna Grand Neo Plus segera melapisi layar tersebut dengan protektor layar sebelum pemakaian pertama kali agar meminimalisir kemungkinan terjadinya goresan ketika dioperasikan.

Dengan spesifikasi layar ala kadarnya, Grand Neo Plus kurang memiliki taji dari segi tampilan layar. Layar TFT yang terbilang cukup lapuk kurang mengakomodir sebuah tampilan mumpuni untuk sebuah smartphone berlayar jumbo. Dengan resolusi dan kerapatan pixel yang sangat kecil, berimbas pada kontras layar yang kurang tajam. Hasil rendering warna yang diberikan pun dapat dikatakan kurang cerah bahkan cenderung jenuh. Tingkat reflektifitas layar ini juga sangat tinggi terhadap sinar matahari sehingga pengguna akan cukup kesulitan membaca isi layar ketika menggunakan Grand Neo Plus di bawah sinar matahari langsung. Namun, layar ini masih cukup baik memproduksi warna hitam dan putih dimana masih terlihat cukup pekat. Dibandingkan dengan produk dengan harga yang sebanding seperti Zenfone 5, Grand Neo Plus masih sangat tertinggal dari perangkat asal Taiwan tersebut. Selain menggunakan layar IPS, resolusi yang dimiliki layar Zenfone 5 sudah HD dengan kerapatan 294 ppi.

HARDWARE DAN SOFTWARE SAMSUNG GALAXY GRAND NEO PLUS

Samsung justru melakukan perombakan cukup besar pada sektor dapur pacu yang dibawa Grand Neo Plus. Sebelumnya Grand Neo yang menggunakan chipset Broadcom BCM23550 beralih menjadi Spreadtrum SC8830 dengan prosesor yang masih sama yakni Quad-Core Cortex-A7 berkecepatan 1.2 GHz. Graphics Processing Unit yang digunakan pun telah beralih menjadi Mali-400MP2 dari sebelumnya Broadcom VideoCore IV yang digunakan Grand Neo. Kapasitas RAM masih sama yakni 1 GB yang diharapkan masih mampu menopang kinerja multi-tasking yang dilakukan pengguna. Dalam hal penyimpanan, Samsung menyematkan memori internal dengan 2 varian yakni 8 GB dan 16 GB disertai opsi menambah daya penyimpanan menggunakan memori eksternal pada slot microSD yang telah disediakan. Yap, untuk kelas smartphone entry-level spesifikasi jeroan yang dibawa Galaxy Grand Neo Plus terbilang cukup mewah sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi perangkat ini.

Dalam pengujian Benchmark Pi, Samsung Galaxy Grand Neo Plus meraih skor sebesar 525, sedikit lebih mengungguli HTC Desire X dan Sony Xperia E Dual. Dalam pengujian AnTuTu perangkat ini tampil lebih baik dengan skor 13109 melampaui pencapai HTC One Mini, HTC Butterfly, dan Sony Xperia M. Faktanya, performa Grand Neo Plus terasa begitu smooth dan responsif baik dalam menopang kinerja single-tasking maupun multi-tasking. Namun dengan RAM sebesar 1 GB, membuat performa multi-tasking cukup terasa tersendat ketika menopang aplikasi berjalan terlalu banyak. Namun hal tersebut dapat diantisipasi dengan cara rajin-rajin menengok jendela Recent App untuk menghapus aplikasi berjalan yang sudah tidak digunakan.

Si vendor meningkatkan pula sistem operasi milik Grand Neo Plus menjadi Android v4.4.4 KitKat dari sebelumnya Android OS v4.2 Jelly Bean pada Grand Neo. Sistem operasi tersebut bekerja sama dengan TouchWiz buatan Samsung demi menghadirkan user interface yang lebih intuitif. Yap, penggunaan TouchWiz tersebut membuat antarmuka Grand Neo Plus tidak jauh berbeda dengan perangkat Galaxy lain. Di dalam halaman Lockscreen, selain terdapat informasi mengenai waktu dan tanggal pengguna juga dapat menambahkan beberapa shortcut aplikasi pada tiga slot yang telah disediakan seperti mail, google browser, kamera, calendar, dan sebagainya. Pada halaman Homescreen terdapat dock aplikasi yang secara default terdapat 4 icon aplikasi yakni panggilan, kontak, pesan, dan browser serta 1 buah icon untuk menuju app drawer. Pengguna dapat menambahkan folder, shortcut aplikasi, dan widget pada halaman Homescreen tersebut.

Secara default Samsung menyediakan 5 buah halaman Homescreen namun pengguna dapat menambahkan sendiri menjadi 7 buah halaman jika dirasa masih kurang. Sama seperti kebanyakan smartphone, untuk menemukan bar notifikasi pengguna cukup menggeser layar dari ujung layar paling atas ke bawah. Selain notifikasi, di dalam panel tersebut pengguna juga dapat melakukan beberapa settingan seperti Wi-Fi, GPS, Audio, Screen Rotation, dan Bluetooth. App drawer akan menyajikan seluruh aplikasi yang ada di dalam Grand Neo Plus ini. Kumpulan aplikasi tersebut secara default akan diurutkan berdasarkan nama aplikasi namun pengguna dapat merubah susunan tersebut untuk diurutkan berdasarkan intensitas penggunaan dan aplikasi terbaru didownload.

Samsung Galaxy Grand Neo Plus dilengkapi dengan aplikasi Galeri sebagai media untuk menampilkan seluruh koleksi foto dan video milik pengguna di dalam perangkat. Tampilan Galeri ini sangat mirip dengan Galeri pada smartphone premium Samsung Galaxy S4. Ukuran thumbnail foto dan video di dalam Galeri dapat diubah ukurannya dengan cara melakukan pinch to zoom alias mencubit layar. Antarmuka Galeri ini memiki 2 bagian yakni bagian kiri sebagai folder atau album sedangkan sisi sebelah kanan merupakan isi dari folder atau album yang dipilih. Belum ada integrasi ke media online seperti Facebook, Dropbox, Flickr, dan sebagainya namun pengguna masih dapat berbagi konten foto maupun video melalui Email, MMS, dan Bluetooth. Fitur editor foto juga telah disematkan ke dalam Galeri ini meskipun tools yang dimiliki tidak sebanyak aplikasi editing pihak ketiga yang banyak disediakan di Play Store. Tools editing yang dimiliki antara lain crop, rotate, color, effects, frame, dan note over the picture.

Aplikasi pemutar musik yang dimiliki Grand Neo Plus pun tidak luput dari sentuhan TouchWiz khas perangkat Galaxy. Aplikasi tersebut dapat memutar hampir seluruh format audio seperti MP3, WAV, eAAC+, dan FLAC Player. Koleksi lagu dapat diurutkan berdasarkan songs, artists, albums, genres, dan playlists. Samsung menyematkan fitur DLNA pada aplikasi pemutar musik ini sehingga pengguna dapat mencari konten di dalam perangkat lain seperti PC atau gadget lain yang kompatibel. Untuk memaksimalkan suara yang dihasilkan, pengguna dapat menuju pengaturan equalizer dimana telah disediakan sebanyak 7 bands equalizer disana. Teknologi SoundAlive juga telah disematkan Samsung untuk aplikasi ini sehingga pengguna mendapat jaminan kualitas suara yang dihasilkan Grand Neo Plus baik melalui headset maupun loudspeaker begitu bertenaga. Selain pemutar musik, Grand Neo Plus juga dilengkapi dengan aplikasi FM Radio namun untuk menikmatinya pengguna masih harus menancapkan headset sebagai antena.

Samsung Galaxy Grand Neo Plus dilengkapi dengan aplikasi pemutar video terdedikasi yang mampu memutar beberapa format video seperti DivX, Xvid, MP4, WMV, dan H.264 Player. Dengan dukungan format yang begitu melimpah, pengguna tidak perlu bersusah payah mengkonvert format video agar bisa dinikmati melalui gadget. Aplikasi ini dibekali kemampuan untuk menampilkan subtitle dalam beragam format. Untuk melakukannya, pengguna tidak perlu menyimpan file subtitle dengan nama yang sama seperti file video karena subtitle masih dapat ditampilkan ketika pengguna menginputnya secara manual. Di dalam aplikasi ini telah disediakan beberapa pengaturan seperti pengaturan huruf subtitle, kecerahan, dan aspek ratio video yang diputar.

Selain fitur multi-window yang dimiliki Grand Neo Plus, perangkat ini menawarkan pula beberapa aplikasi pre-installed di dalamnya. Pengguna akan menjumpai aplikasi-aplikasi khas keluarga Galaxy seperti S-Translator, S Planner, My Files, dan sebagainya. Samsung melengkapi perangkat ini dengan GPS yang memiliki dukungan dari A-GPS dan GLONASS. GPS tersebut membantu aplikasi Google Maps di dalam Grand Neo Plus memberikan kemudahan bagi pengguna dalam menemukan rute perjalanan. Google Maps telah disempurnakan sehingga kini memiliki fitur navigasi suara yang artinya pengguna tidak perlu repot memegang gadgetnya untuk mengetahui rute perjalanan yang akan ditempuhnya.

KONEKTIVITAS SAMSUNG GALAXY GRAND NEO PLUS

Perangkat dual-SIM ini belum mendukung jaringan 4G LTE sehingga masih akan sangat bergantung pada jaringan 2G dan 3G. Kecepatan koneksi yang dapat diperoleh menggunakan Grand Neo Plus adalah 21.1 Mbps Downlink dan 5.76 Mbps Uplink pada jaringan 3G HSPA. Kecepatan koneksi tersebut terbilang kurang mumpuni mengingat pesaing-pesaingnya mampu menembus angka 42.2 Mbps Downlink dan 5.76 Mbps Uplink. Namun demikian, sebenarnya Grand Neo Plus dibekali dengan fitur konektivitas yang cukup komplit dimana selain adanya Bluetooth v4.0 (A2DP dan LE), Samsung juga telah menyematkan Wi-Fi 802.11 b/g/n (Wi-Fi Direct dan Hotspot) dan port microUSB v2.0. Selain fitur-fitur standar tersebut, perangkat ini dilengkapi dengan aplikasi untuk terhubung dengan perangkat lain yakni menggunaan Samsung Link dan Group Play.

Browser default yang ada di dalam Grang Neo Plus adalah browser bawaan Android dan Google Chrome. Keduanya memiliki fungsi dan fitur yang sama namun cukup berbeda dalam hal kemampuan. Google tampil lebih baik dalam hal menampilkan halaman dengan versi desktop dimana terasa begitu smooth tanpa tersendat. Dalam membuka multi-tab, Chrome dapat melakukannya dengan sangat baik bahkan dengan jumlah tab yang cukup banyak performa Chrome masih terasa begitu responsif tanpa mengalami lag. Fitur yang dimiliki antara lain Bookmark, History, Find on Page, Cookies, Incognito, Share Page, dan sebagainya.

KAMERA SAMSUNG GALAXY GRAND NEO PLUS

Samsung Galaxy Grand Neo Plus dibekali dengan kamera utama 5 MP disertai LED Flash dan autofocus. Kamera ini hanya dilengkapi fitur Geo-Tagging, tanpa ada HDR, Panorama, Touch Focus, dan lain sebagainya. Resolusi yang dapat dihasilkan dari kamera ini yakni sebesar 2592 x 1944 pixels serta mampu merekam video dengan resolusi [email protected] Selain kamera utama (belakang), Grang Neo Plus dibekali pula dengan kamera depan yang memiliki resolusi lebih baik dari kamera depan milik Grand Neo sebelumnya. Kamera depan pada perangkat ini beresolusi 2 MP yang dirasa sudah sangat cukup untuk memfasilitasi pengguna dalam berfoto selfie.

Meski spesifikasi kamera yang dibawa Grand Neo Plus masih kalah dari milik Asus Zenfone 5, kualitas hasil jepretan kedua kamera ini dapat diadu. Hasil jepretan foto menggunakan Grand Neo Plus terlihat memiliki cukup detail dan kontras yang baik untuk kelas kamera 5 MP meskipun pewarnaan tentu tidak sebaik kamera milik Zenfone 5. Selain itu, noise ketika pengambilan gambar dilakukan di dalam ruangan terlihat masih cukup mengganggu. Penggunaan LED Flash di tempat dengan pencahayaan rendah memang membuat gambar menjadi lebih terang namun pewarnaan yang dihasilkan justru menjadi sangat jenuh. Hasil rekaman video 720p menggunakan kamera ini pun cukup apik dengan gambar yang terlihat terang dan halus meski detail tidak sebaik hasil jepretan foto.

HARGA SAMSUNG GALAXY GRAND NEO PLUS

Dengan membawa nama si Kakak, Samsung Galaxy Grand Neo Plus hadir dengan beberapa peningkatan spesifikasi. Desain dan ukuran bodi yang dibawa Grand Neo Plus masih mengadopsi milik Grand Neo lawas. Begitupun di sektor layar, dimana layar TFT masih dipertahankan untuk bentang 5.01 inchi yang di bawa Grand Neo Plus. Dengan ukuran layar yang cukup besar, Samsung hanya memberikan resolusi sebesar 480 x 800 pixels sehingga kerapatan pixel yang dimiliki sangat jauh dari harapan. Tampang lebih sangar ditunjukkan oleh dapur pacu yang dibawa perangkat ini dimana Samsung hampir merubah seluruh tipe jeroan yang dibawa Grand Neo Plus. Chipset Spreadtrum SC8830, prosesor Quad-Core 1.2 GHz Cortex-A7, RAM 1 GB, dan GPU Mali-400MP2 dapat bekerjasama dengan baik untuk menghadirkan performa kelas wahid di segala antarmuka aplikasi. Selain performa yang cepat, perangkat ini terbukti mampu memberikan grafis optimal selama dioperasikan. Meskipun kita harus memahami jika RAM yang dimiliki hanya 1 GB sehingga kinerja multi-tasking akan terasa sedikit tersendat. Sistem operasi Android v4.4.4 KitKat dijadikan andalan untuk menggaet minat konsumen. Dengan tampilan hasil modifikasi dari TouchWiz, perangkat ini memiliki UI yang nyaris sama seperti gadget premium dari Samsung seperti Galaxy S4.

Sayangnya, Grand Neo Plus belum dilengkapi kemampuan terkoneksi dengan jaringan 4G. Di sektor kamera, Samsung pun hanya menyematkan kamera utama 5 MP dan kamera depan 2 MP. Meski tidak terlalu buruk, namun dengan harga yang dipatok seharusnya Samsung bisa memberikan kamera dengan spesifikasi lebih baik. Baterai Li-Ion berdaya 2100 mAh menjadi salah satu kekurangan perangkat ini karena baterai tersebut hanya mampu bertahan selama 11 jam talktime dalam jaringan 3G. Samsung mematok harga Grand Neo Plus di kisaran Rp. 1.800.000,- sampai Rp. 2.000.000,- dengan beberapa varian warna yakni White, Midnight Black, Orange, dan Lime Green.

Last edited 19 April 2015